Monday, December 17, 2012

bunda goes to Kalimantan - Surabaya (part 9)



Senin, 22 Oktober 2012 terbangun samar samar suara adzan Subuh di kejauhan. Rasanya segar dan damai saat membuka pintu teras di balkon kamar hotel. Waktu terasa lambat berjalan disaat ini. Setelah menyelesaikan shalat Subuh, sempat nonton tivi sebentar kemudian mandi.


Tak lama terdengar suara ping dari bbm yang menyampaikan pesan dari Niar bahwa dia sudah menunggu di lobby bawah. Oke… bunda mau sarapan bareng bersama sahabat bunda, Sukmaniar. Peluk hangat kami berdua secara melelehkan kerinduan yang memuncak. Ah ternyata 27 tahun itu ‘sesuatu’ yaaaaaa. Segera kita menuju resto dan menyantap hidangan pagi.


Sebenarnya cukup banyak hidangan yang tersaji dan cukup enak, namun sepertinya kita berdua lebih memilih menuntaskan rasa rindu dan bercerita banyak merangkum rentang waktu 27 tahun hanya dalam 2 jam ke depan. Banyak sekali cerita yang kami sampaikan dan sungguh sebuah perjuangan panjang hingga sampai pada titik hari ini. Berat rasanya untuk berpisah kembali. Ya semoga Allah masih memberi perkenanNYA untuk bisa mempertemukan kita kembali. Peluk erat dan cium pipi menutup pamit kita. Tanpa disadari ada lelehan airmata di kedua pipi kita. Always missing you niar!!



Segera bunda kembali ke kamar dan menuntaskan packing kemudian check-out dan melakukan perjalanan panjang kembali menuju Balikpapan.

Melintas jembatan Mahakam, kembali merasa ada sebagian ‘hati’ yang tertinggal. Déjà vu 27tahun lalu, meninggalkan sebagian ‘hati’ disini. Berharap masih mempunyai kesempatan untuk kembali ke Samarinda dan tidak harus menunggu sampai 27tahun kedepan. Insya Allah.



Sesampai di Balikpapan segera menuju bandara Sepinggan di Terminal 1 dan melakukan check-in. Selesai urusan check-in, masih ada waktu sekitar 1jam sebelum waktu boarding. Dannnnn…. Kopdar terakhir adalah bertemu dengan sahabat bunda yakni Rini Syafriani. Dulu kita sekelas saat di kelas 3-1 smpn 1. Menemui Rini di kantornya BN* yang berada di ujung Terminal 2 bandara. Hehehehehe maaf ya anak buah… bunda menculik boss kalian dulu ^_*


Bersama Rini, bunda makan siang di salah satu resto di dalam Terminal 2. Beberapa tahun lalu kita sempat bertemu saat Rini sedang pelatihan di Jakarta. Banyak cerita yang kita obrolkan sambil makan siang hingga saatnya waktu boarding tiba. Kembali berpelukan dan saling berdoa akan kebaikan kita bersama.

Saat antri akan memasuki gate untuk boarding, sesaat sebelum bunda mematikan ponsel, berdering dan memunculkan sebuah nama, Norsehan. Aaahhh… ya sebenarnya ada 1 janji lagi bertemu sahabat namun rupanya hingga waktu boarding tiba, kita tidak memiliki kesempatan untuk bertemu. Insya Allah dilain kesempatan.


Selamat tinggal bumi Borneo.







To be continue,..

No comments:

Post a Comment