Showing posts with label alifah. Show all posts
Showing posts with label alifah. Show all posts

Monday, October 29, 2012

kakak alifah test alergi





Sudah lama berencana untuk test alergi buat kakak alifah. Selama ini serangan asma yang di deritanya belum diketahui penyebabnya apa. Asma karena genetik sudah pasti, karena aku sendiri juga mengidap asma, juga adik, bapak dan kakekku pun mempunyai asma. Aku sendiri punya alergi akan Tungau/ debu rumah, hawa dingin serta serpih rumput. Jadi harus menghindari hal tersebut diatas, supaya meminimalkan serangan asma.
Berbagai halangan menjadi alasan tertundanya urusan test alergi ini. 

Alhamdulillah, Sabtu 27 oktober 2012 kemaren bisa terlaksana. Jadilah kita ke Klinik Asma & Alergi Dr. Indrajana. 

Setelah registrasi pasien baru, tidak lama menunggu, sudah dipanggil untuk ambil darah guna keperluan pemeriksaan laboratorium, juga sekaligus timbang badan dan wawancara riwayat asma yang diderita.
Karena belum punya referensi dokter, ya bunda bilang ke petugas administrasi minta dokternya siapa aja yang penting bisa diajak berkomunikasi dengan baik. Buat aku penting banget supaya bisa banyak nanya ^_^

Hanya menunggu 1 pasien, kita dipanggil masuk ruangan dokter. Ditemui dokter Mustopo Widjaja yang ternyata menjabat juga sebagai Direktur Klinik. Alhamdulillah kakak alifah dalam kondisi sehat sehingga bisa dilakukan test alergi.

Hmmmmmmmmmm,…

Bagian ini yang agak-agak repot membujuk alifah. Karena sempat melihat pasien lain yang sedang test alergi, bikin alifah jadi takut, padahal biasanya segala pemeriksaan dijalani santai santai aja keik cabut gigi, pasang infus, ambil darah, dll. Berbagai cara dipakai dah buat membujuknya.

Proses test alergi adalah menusukkan jarum kecil yang sudah dicelupkan pada zat allergen pada kedua bilah lengan bagian dalam. Rasanya seperti digigit semut saja, karena jarumnya kecil dan halus banget. Tapiiiiiiiiiii masalahnya karena ada 35 zat allergen jadilah ya mayan kan @_@

Saat dilakukan test, kedua bilah lengan harus dalam kondisi diam dan santai agar zat allergen yang satu dengan lainnya tidak tercampur, menghindari hasil yang tidak valid.

Airmata yang keluar bukan karena sakit merasakan tusukan jarum tersebut tapi karena rasa gatal dan panas akibat reaksi atas zat allergen yang ditusukkan. Dari waktu tunggu yang 20 menit itu, baru sekitar 5 menit pertama sudah timbul reaksi dan mengakibatkan gatal serta panas dan pada titik titik yang alergi timbul pembengkakan kulit. Terlihat ada beberapa titik yang bereaksi, terutama di bilah tangan kanan.

Setelah 20 menit, titik2 yang terlihat bengkak/ menggelembung ditandai dan kemudian dipetakan pada kartu alergi. Kemudian kakak diberi obat untuk meredakan rasa gatal dan panas di tangannya, dan kita kembali menunggu antrian dokter untuk berkonsultasi.

Wow!!! gak pake koprol, komen dokternya saat melihat kartu hasil test alergi. Alergi yang ada adalah : alergi pada Tungau/ Debu Rumah, alergi pada Serpih Kulit/ Bulu Kucing, alergi pada Serpih/ Bulu Anjing, alergi pada Bulu Boneka. Jadilah sebuah diskusi panjang bersama dokternya.

Mulai dari pencegahan, reaksi yang timbul, pertolongan pertama, penanganan asma, dan lain lain. Anjuran olahraga berenang minimal 1x seminggu dengan lama waktu tidak lebih dari 45 menit, menghirup udara pantai yang bersih, mengganti sprei paling lama 3hari sekali, menjemur bantal/ guling, menjauhi/ menghindari kontak dengan kucing/ anjing serta tidak lagi bermain boneka, termasuk di dalamnya tidak menggunakan karpet.

Sebagai pertolongan pertama ada obat yang harus diminum dan karena itu obat racikan sehingga tidak bisa tahan lama, hanya bisa disimpan sekitar 4-5 bulan didalam lemari pendingin setelah itu harus dibuang. Sebenarnya yang lebih cepat menggunakan turbohaller (seperti yang aku pakai selama ini) namun dikuatirkan karena masih ‘kecil’ alifah belum bisa maksimal menggunakannya. Dan yang lebih membuat tenang, sang dokter tanpa ragu memberikan nomer telpon dan email yang bisa dikontak untuk berkonsultasi jika terjadi 'emergency case'.

Disatu sisi lega karena menjadi jelas apa alergi kakak, disatu sisi yaaaaa judule peer lagi dah buat bundanya. Hmmmmmmmmm tidak mudah memang tapi bukan berarti tidak mungkin. Tetap semangat!



Note :
Alamat klinik : Jl Tanah Abang 3 No. 18 A Jakarta Pusat
Telpon : 021-3503033
Jam buka : Senin – Jumat 08.00 – 20.00 wib, Sabtu 08.00-12.00 wib
Hari minggu/ libur hanya UGD yang buka
Tarif dokter : rp. 150.000,-
Biaya Test Alergi : rp. 550.000,-
Pemeriksaan Lab : rp. 60.000,-
Registrasi pasien baru : rp. 25.000,-



Tuesday, March 10, 2009

si kembar@hospital

Alhamdulillah, bunda dan keluarga sedang disayang Allah SWT. Secara bergantian alifah&balqiz masuk rumah sakit di minggu lalu. berawal di Senin minggu lalu (2 maret 2009) saat bangun tidur siang, balqiz badannya panas, setelah diukur dengan termometer terbaca angka 40'c, waks... bunda langsung putuskan untuk ke dokter. feeling aja ini bukan demam biasa. abis ashar segera dah meluncur ke rsia Hermina jatinegara. Alhamdulillah dapat urutan nomer 3 walaupun pas daftar lewat telpon dapat nomernya 41.

khusus untuk ke dr. Idham ini emang nomer yang dipake adalah nomer urut saat kedatangan. saat dapat nomer pendaftaran itu hanya berfungsi untuk daftar menjadi pasien dan menyiapkan kartu medis. jadi biar dah dapat nomer tinggi kalo cepet datang ya bisa masuk lebih dahulu.

pas nunggu itu, bunda sempet sms lagi dr.Idham, dia masih diperjalanan baru keluar dari hermina bekasi, dan saat balqiz diukur suhunya lagi terlihat angka 39,8'c masih tinggi juga. karena balqiz gak bisa duduk diam, dia minta jalan-jalan keliling di seputaran ruangan lantai 4 tempat poli anak. kemudian balqiz minta pipis. diantar dengan mbak ida dia ke toilet. dan......

tiba-tiba mbak ida teriak teriak keluar dari toilet,
"ibu... ibu... ini adek kenapa!!"

waks langsung bunda loncat dan melihat balqiz yang sedang berada di gendongan mbak ida sudah biru sekujur badannya diam tidak bergerak, bunda tepok pipinya tidak bereaksi juga sambil tereak memanggil nama balqiz. perawat yang sedang jaga langsung ltanggap dengan kepanikan bunda segera mengajak lari ke ugd....

bunda lari bersama suster rumah sakit dan mbak ida dalam kondisi panik, bingung, sambil terus nepokin pipi balqiz dan memanggil namanya berusaha menyadarkan. rasanya nunggu dan berada di dalam lift lama banget, ugd terletak di lantai 1. pengen terbang simsalabim langsung nyampe ke ugd!!!

sampai di ugd langsung ditangani oleh dokter yang sedang jaga, dan diberikan oksigen. Alhamdulillah balqiz tereak dan nangis kenceng banget!!! ufff seketika bunda ngerasa lega sekaligus lemes, bahkan nyaris jatuh kalo gak pegangan ma pinggiran tempat tidur dimana balqiz dibaringkan.

dokter yang nangani saat itu adalah dr.Martina segera ngasih sterolid (obat anti kejang) dan proris supp yang dimasukkan lewat dubur untuk segera menurunkan panas. beliau telpon ke dr.Idham yang kemudian memberikan instruksi2 sekaligus meminta balqiz untuk rawat inap. tanpa banyak bertanya lagi langsung bunda iyakan.

ternyata o ternyata!!! susahnya nyari kamar di rsia hermina yak!!! biar kata shella kalo si kembar itu ownernya hermina tetep aja kudu antri. ya susahnya dapat kamar karena kebetulan memang pasien dan calon pasien rawat inap memang sedang banyak sementara rsia hermina masih dalam proses renovasi sehingga kamar yang tersedia terbatas. cuma bisa nunggu dan pasrah dah, sempet ada usulan untuk dirawat di hermina bekasi.

sementara menunggu, balqiz dirawat di salah satu ruangan poli anak lantai 3. mayan susah pas saat masang infus. si ayah segera kabur dari kantor nyusul ke rumah sakit sembari bawa uang bok!! berasa banget kan...., abis gajian langsung setor ke rumahsakit,... hiks!

Alhamdulillah jam 21.00-an balqiz dapat kepastian ada kamar. kebetulan ada 1 pasien yang memang cuma pakai kamar hanya selama 6 jam saja untuk keperluan transfusi. saat itu titi juga sudah datang kerumah sakit sambil membawa perlengkapan selama nginap dirumah sakit.



hingga hari selasa (3 maret 2009) suhu badan balqiz masih belum stabil, masih naik turun, sempat diare juga. yang penting tidak terjadi kejang yang berulang. tetapi tiba-tiba saja sekitar abis maghrib balqiz mengalami kedinginan, badannya menggigil hebat!! suhu badannya turun drastis. walaupun panik tetapi tidak seperti kepanikan bunda yang pertama, karena ya saat itu balqiz sudah berada dirumah sakit dalam perawatan, kemudian saat itu juga ada ayah yang sudah pulang dari kantor.

cukup lama baru hilang rasa menggigilnya itu. dan sesuai dengan prediksi dari dokter jaga dan perawat, bahwa suhu badan yg drop dan mengigil adalah indikasi akan suhu badan akan naik lagi. dah keik jetcoster perasaannya si bunda. Alhamdulillah, menjelang tengah malam, suhu balqiz berangsur turun perlahan dan yang namanya keringat yang keluar bener-bener keik mandi,.... mpe harus 4 kali ganti baju. baru setelah itu balqiz bisa tenang tidur pulas, tidak lagi gelisah. dan suhu badannya stabil di 37'c

setelah balqiz tenang dan stabil, apakah bunda bisa tenang? seharusnya iya. rupanya bunda belum boleh tenang, karena berbarengan dengan adzan subuh (rabu, 4 maret 2009) bunda terbangun ada dering telpon bunyi dari bawah bantal. liat ke layar tertera "rumah".

"bu, kakak badannya panas banget sampai 40!!"
suara yanti sontak membuat mata bunda yang masih sepet langsung seger langsung bangun dari posisi tidur.
"bapak mana?"
"lagi sama kakak"
"ya sudah bentar, saya telpon ke dr.Idham dulu nanti saya telpon lagi"

nyambung telpon ke dr.Idham yang ditanya ma dr. Idham
"balqiz kenapa bu?" ya wajar karena yg lagi dirawat kan balqiz
"bukan balqiz dok! alifah ikutan panas lagi"
"ya sudah jam 6.30 ya ketemu di ugd"
"ya dok"

asli bunda lemes banget saat itu. ngeliat balqiz tidurnya masih pulas dan tenang banget. sepertinya masa kritisnya dah lewat. tapi trus kepikiran dengan kondisi alifah dirumah. yang terbayang dalam benak bunda adalah sebuah kekuatiran alifah akan mengalami kejang seperti yang dialami balqiz, sementara alifah masih jauh nun dirumah sana,... duh berharap tidak terjadi apa-apa dengan alifah selama dalam perjalanan menuju kerumah sakit. jantung mpe gak jelas detaknya dan gelisah.

bener aja, pas liat alifah yang digendong ayah, kliatan kalo lemes banget dan pas bunda ambil alih gendong langsung terasa suhu badannya panas banget. ditambah dengan bibirnya merah banget. menurut dr.Idham hanya radang tenggoroan biasa dan amandelnya agak bengkak. gak perlu kuatir kata blio. ya bunda agak tenang jadinya.

sempet alifah njenguk balqiz dikamar, walaupun tidak lama, karena sempat terucap kalo dia kangen ma adek. kemudian alifah dibawa ayah pulang lagi. si ayah memang ambil cuti setengah hari, setelah urusan alifah selesai baru berangkat ke kantor.

kondisi balqiz semakin stabil dan membaik. sudah terlihat aslinya balqiz yang aktif banget. bahkan sudah loncat-loncat segala ditempat tidurnya yang sempit itu,.. udah minta jalan-jalan diseputaran kamar dan akhirnya minta naik turun lift rumah sakit. Alhamdulillah, hari Jumat (6 maret 2009) balqiz diijinkan pulang.

sudah terbayang di mimpi bunda mau manggil tukang pijet, udah berasa gak enak soale badan bunda hasil dari tidur melantai selama 5 hari. namun apa daya lagi,.... sesampai dirumah melihat alifah kok kliatannya makin lemes dibanding hari rabu lalu, dan suhu badannya juga gak turun-turun. menurut laporan yanti, suhunya turun hanya kalo abis minum obatnya, kalo dah 2-3 jam setelah itu ya naik lagi suhunya. dan begitu melihat ada bunda, alifahnya maunya nempel bunda terus. ya gpp seh, udah diniatin juga kok sampai dirumah mau fokus dulu ke alifah.

abis maghrib alifah sudah minta tidur sama bunda, dan sepanjang malam itu alifah gelisah bahkan nyaris gak tidur karena batuknya yang parah ditambah dengan sesak napas. suhu badannya juga gak beranjak dari angka 39-40,..

ya sudah, akhirnya dini hari boyongan lagi ke rumah sakit setelah janjian dengan dr.Idham lagi. kebetulan blio sedang ada operasi jadinya sedang standy dirumah sakit. hasilnya? nginep!! whuaaaaaa..... anaknya yang disuruh nginep yang nangis bombay emake!!! ya iyalah emake belum 24jam ninggalin rumahsakit e balik lagi kerumahsakit.



proses mendapatkan kamar masih sama keik waktu adek acis, susah! menunggu antrian. ya antara maklum dan sebel juga jadinya. maklumi karena sedang dalam proses renovasi, sebelnya ya karena gak jelas nunggu berapa lama. sementara menunggu ya alifah dirawat di ugd. Alhamdulillah alifahnya tenang pas dimasukin infus, gak pake nangis cuma mewek doang. soale ada pawangnya yakni si ayah!!

balqiz diagnosanya adalah terkena virus yang mengakibatkan panasnya tinggi. kondisi kejang yang dialami balqiz adalah karena saat suhu badan sedang tinggi tiba-tiba terkena air (saat membasuh setelah pipis) membuat suhu badan turun drastis sekaligus naik kembali. nilai lekosit yang tinggi menandakan adanya infeksi, di awal pemeriksaan belum terlihat terjadinya infeksi ada dimana, baru belakangan ternyata virus yang ada di tenggoroan. untuk berjaga-jaga dan sambil terus memantau perkembangan dari balqiz, nantinya diperlukan juga pemeriksaan lebih detail pada jaringan otaknya mengingat cukup lamanya balqiz mengalami apnoe (tidak bernapas) pada saat kejang tersebut.

sementara alifah panas tinggi dikarenakan batuk dan sesak napas yang dialami. dicurigai alifah menderita asma (menurun dari bunda yang juga punya asma). nantinya setelah proses pemulihan dan sehat kembali akan ada beberapa pemeriksaan lanjutan untuk memastikan sumber sesak napasnya.

secara umum memang sakit yang dialami alifah lebih ringan dari balqiz, terlihat proses penyembuhan alifah yang lebih cepat, panas tubuhnya bisa segera turun dan stabil. sesak napasnya juga setelah intensif diberikan cairan infus aminofilin berangsur reda. Senin (9 maret 2009) alifah sudah boleh pulang. Alhamdulillah,..


Tuesday, January 27, 2009

alifah masuk TPA

sudah sebulan ini Alifah masuk di TPA di dekat rumah. ngerasa dia gak ada yang bisa diajak main lagi kalo sore hari, karena teman-teman tetangga sekitar lingkungan rumah pada masuk TPA jadilah kalo mau main ya nunggu teman-temanya pulang TPA dulu. akhirnya bunda cobalah buat "titip" dulu sebelum beneran serius masuk TPA. bunda kuatir Alifah gak betah duduk lama dan belum bisa ikutan tekun belajar setiap sore. Alhamdulillah masa "titip" selama 10 hari bisa dilalui Alifah dengan baik, bahkan dia selalu semangat buat berangkat "sekolah" tiap sorenya. jadilah bunda daftarin serius di TPA. Alhamdulillah walaupun masuknya tengah-tengah semester, tidak jadi masalah. Jadilah sekarang tiap sore dari hari Senin-Jumat kakak alifah punya aktifitas "sekolah" di TPA.




yang menyenangkan dari hari pertama alifah masuk kelas TPA, gak pernah pake ditunggui di dalam kelas. dia mau masuk sendiri dan memilih sendiri dimana dia mau duduk. bahkan dia juga bisa rapi mengeluarkan buku, alat tulis serta membereskannya setelah pelajaran usai, tanpa ada buku, alat tulis yang tertinggal atau hilang, top dah anak bunda!! Dumb




kalo hari Senin s/d Kamis pelajarannya adalah baca, tulis, mewarnai dari materi buku Iqro. untuk hari Jumat belajar shalat dan doa-doa. Alhamdulillah, bunda tanyakan ke ibu gurunya Alifah bisa ngikutin. sempat sangsi aja, karena model alifah belajar sepertinya tidak menyimak, konsentrasinya gampang pecah, belum lagi dengan tingkahnya yang gak bisa diam, maunya jumpalitan lari sana sini. tapi ya itulah terkadang emake terlalu kuatiran sementara anaknya ternyata mampu dan bisa!! Insya Allah menjadi anak sholehah ya nak,..

cuma satu hal yang agak bunda kurang sreg di lingkungan TPA ini adalah banyaknya pedagang kaki lima yang jualan makanan "gak jelas". sampai saat ini seh alifah gak terpengaruh karena memang bunda tidak pernah mencontohkan "jajan". bunda mensiasati dengan meminta alifah memilih sendiri "cemilan" yang ingin dibawanya dari kotak cemilan yang memang bunda sediakan dirumah. jadilah saat bubaran TPA, dimana teman-temannya sibuk mengerubungi para pedagang, dia heboh sendiri buka tasnya mencari "cemilan" yang dibawanya. bagoooosss!! Thumbs Up


Wednesday, January 14, 2009

liburan part3

puas naik kuda di Kebun Teh Gunung Mas, kita lantas menuju ke sasaran utama dari perjalanan liburan dadakan ini, yakni ke Taman Wisata Matahari di Cisarua. saat turun menuju Cisarua sempat agak macet sedikit di sekitaran pertigaan Taman Safari, selebihnya lancar. agak sedikit membingungkan untuk jalan masuknya, karena jalannya kecil banget dan agak terjal turun, hanya cukup untuk 1 mobil saja. ternyata lokasinya agak jauh dari jalan besar sekitar 2 km-an.

uff!! sampai di lokasi, ternyata sudah ramai pengunjung, berasa crowded banget. agak susah juga mau cari parkir. setelah dapat parkir, kita sarapan dulu bekel yang dibawa dari rumah. saat lapor ke kantor pengelola ternyata kita belum bisa masuk ke kamar yang dipesan, baru nanti jam 14.00. waks,...

akhirnya keliling lokasi dan sembari mencari-cari tempat yang agak lowong supaya bisa duduk. maklum, bunda harus segera duduk karena sembari nggendong balqiz yang sedang tidur (oiya, stroller tidak dimungkinkan dibawa karena kontur tanahnya yang berbukit dan bertangga). dimaklumi juga bahwa wiken itu adalah wiken terakhir masa liburan, jadi rasanya pengunjung tumplek blek penuh banget. setelah bunda dapat tempat duduk yang lumayan, sekaligus sebagai penjaga tas, rombongan langsung berpencar.

banyak permainan yang ada di sini, ada arena sepeda air, arena perahu dayung, kolam ikan, arena perahu/ bebek boat, ada playland dengan komidi putar ayunan, ada arena becok mini. hehehehe di arena becak mini ini si ayah sempet loh nggoes becak ditumpangin alifah. sebenarnya ada kolam renangnya juga, niat awal mau berenang, sudah pula membawa peralatan buat renang. terlebih lagi hanya berenang yang bisa dinikmati oleh balqiz, tapi ternyata setelah ngintip kolam renangnya,.... duh!! itu kolam renang atau kolam kecebong yak,.. akhirnya membatalkan diri untuk berenang.

keponakan pengen banget naik flying fox, cuma karena ngeliat yang antri sampai mengular begitu dia jadi males duluan.



untuk urusan makan, bunda nyaranin makan di resto milik Taman Matahari, karena harga makanan dan minumannya jelas dan masih harga wajar buat ukuran tempat wisata. bunda sempet pesen mie bakso Rp. 7000,- dan teh botol Rp. 2000,-. cuma ya memang harus sabar menanti dikarenakan pengunjung yang super duper banyaknya itu.

sebenarnya banyak juga kok pedagang makanan di pinggiran arena permainan, tetapi saran bunda sebelum memesan sebaiknya tanyakan dulu harga makanannya, kalo kira-kira masih masuk akal ya bolehlah. karena kalo gak nanya dulu harganya, pasti langsung dikasih harga tinggi yang bikin kepala keluar tanduk!! oiya, untuk urusan makan malam, juga sebaiknya di prepare saat sore, kecuali jika bermiat untuk keluar dari komplek Taman Matahari. karena resto yang ada hanya buka sampai jam 5 sore.

capek maen, capek menjelajah, capek pula si bunda nggendong balqiz yang cukup lama tertidur, akhirnya bisa masuk juga ke dalam kamar yang dipesan. tidak banyak jumlah kamar/ rumah yang tersedia untuk penginapannya. Rumahnya berbentuk rumah panggung, dengan 10 tempat tidur. jadi tempat tidurnya langsung dihampar dilantai rumah. lantainya dari kayu. seru memang kalo buat acara nginep keluarga besar beramai-ramai.

Yang bikin rada malas adalah letak kamar mandinya yang berada dibawah. jadi kamar mandi adanya di kolong rumah panggung. tidak ada air panasnya,... jadi berasa brrrrrrrrr...... dingin bok airnya!! dan satu lagi yang bikin thu kamar mandi gak nyaman, karena posisi rumah panggungnya menghadap ke sebuah lapangan dan masih berada tidak jauh dari arena permainan, suka banyak pengunjung yang nyelonong buat nebeng ke kamar mandi tersebut, makanya selalu diwanti wanti untuk mengunci kamar mandi kalo sudah selesai agar tidak dipakai orang lain. gak nyaman memang tetapi bunda dalam kapasitas yang "tidak bisa protes" hahahahahaha,.... jadi ya dinikmati saja. diluar urusan kamar mandi, oke-oke saja kok.





note;
maaf gak bisa memberikan info mengenai tiket masuk, tarif permainan, tarif kamar, karena bunda hanya sebagai pengikut.

Tuesday, January 13, 2009

liburan part2

ini adalah liburan yang tidak direncanakan. asli mendadak banget-banget. Jumat sore tanggal 2 Januari 2009, si ayah dapat telpon dari kakaknya. wes entahlah apa yang diobrolin soale kliatannya serius banget walo sesekali terdengar juga candaan, intinya mah bunda gak nguping dah apa yang menjadi bahan obrolan.

kelar ngobrol, si ayah nyamperin bunda yang lagi di ruang belakang,"siap-siap ya, besok pagi kita berangkat jam 5.30 ke puncak!!" haah,.. serta merta dah bunda melotot dan mulai numbuh tanduk di kepala Devil !!,.. gimana gak,.. bunda thu;

1. paling gak suka pergi jauh dadakan
2. gak punya persiapan apa-apa
3. si alifah masih pemulihan dari radang tenggoroan
4. pan si bunda ada undangan ke pestanya Dessy!!
duh nepok jidat bener-bener dah jadinya,...

akhirnya ya diniatin pergi buat nyenengin anak, berkompromilah bunda dengan keputusan si ayah. jadilah disempetin ke hypermart yang ada di depan komplek dan gubrak gubrak nyiapin ini itu, dan mengirimkan sms permohonan maaf ke Dessy bahwa bunda gak jadi datang ke pestanya (padal katanya rame banget dan banyak teman-teman blogger yang datang!!),..

Pagi hari tgl 3/1, udah bangun dari jam 3 pagi (duh ayam aja kalah cepet bangunnya ma bunda) nyiapin sarapan dan bekel yang mau dibawa, baru deh ngebangunin si ayah dan para asisten. udah siap semua tertata rapi di mobil, jam 05.30 sesuai dengan rencana, alifah dan balqiz langsung diangkat dari tempat tidur dan masuk mobil, langsung berangkat. hehehehehe, jadinya pas mereka bangun, agak bingung juga ngkali kok ada di dalam mobil.

berhenti di setopan Sentul buat gabung dengan mobil rombongan lain. lantas lanjut menuju puncak. Alhamdulillah perjalanan lancar tanpa terhambat kemacetan sama sekali. kita lantas menuju ke Kebun Teh Gunung Mas.




Jalan-jalan sekitaran Kebun Teh, dan yang terjadi kemudian adalah para anak kecil minta naek kuda. KUDA!! waks.... duh,... asli bunda takut mo naik kuda. ya piye,... si alifah ikutan merengek buat naek kuda seperti para sepupunya itu sementara dia maunya ma bunda, gak mau ma suster, gak mau ma si ayah..... whuaaaaaa






memberanikan dirilah bunda menaiki kuda dan bertandem ria dengan Alifah. sementara Alifah amat menikmati perjalanannya, bunda gak berhenti panik, terutama kalo jalannya kudanya agak cepet. sempet ngomelin tukang kudanya, gara-gara dia mau bawa lari,..... TIDAK!!!!


Uffffffff, lega banget pas kembali menjejak tanah, sementara itu dengan senangnya Alifah bilang,
"Ibu, nanti naik kuda lagi ya!!"
*gubrak* pingsan emboke,....



Monday, January 12, 2009

liburan part1

liburan akhir tahun ngapain aja?
hmmmmmmmmmm......
kebanyakannya seh dirumah aja. disamping ayah emang gak ngajuin cuti selain jatah libur tanggal merah, si kembar juga pada gantian aja kudu setor upeti ke DSA,.. Bow Down

dan tujuan rekreasi, berlibur pun harus dipikirkan dengan matang dan baik, mengingat adek balqiz masih suka panik jika berada di keramaian, ditambah untuk saat ini belum banyak juga tempat rekreasi yang bisa dinikmati oleh adek balqiz. Ya jangan sampai niatnya mo rekreasi berlibur buat nyenengin anak, tetapi hasil akhirnya si anaknya malah gak enjoy, gak ngerasa nyaman yang berbuntut dengan kepanikan dan kekecewaan.

salah satu tujuan liburan kita, adalah berenang sembari bertandang kerumah kakak ipar. di komplek rumah kakak ipar di duta bintaro ada kolam renangnya, jadilah kita putuskan buat berenang disana aja. apalagi mengingat disana gak terlalu ramai pengunjungnya dah gitu masalah bebersih setelah berenang juga teratasi dengan baik.



Alhamdulillah, pas sampai disana seperti prediksi ayah & bunda gak terlalu ramai, jadilah segera menerjunkan diri ke kolam. alifah langsung bisa enjoy turun berenang, dijagain ma ayah. bunda yang pegang balqiz, tanpa perlu waktu lama balqiz sudah mau diajak turun ke kolam, walopun balqiz gak mau lepas dari gendongan bunda, tapi sudah mau turun ke kolam renang aja udah bagus,... semoga besok besok pas acara berenang berikutnya adek balqiz sudah mau berenang sendiri ya nak,..


dan karena sudah masuk ke dalam kolam, biarpun bibir sudah membiru badan menggigil, ngomongpun sambil gemetaran,.... teteup kekeuh gak mau keluar dari kolam,....Bow Down setengah paksa buat ngeluarin mereka dari kolam.


Monday, December 15, 2008

dandan






hasil akhir?
walau make up set bunda hancur,...
yang penting anak bunda jadi pinter dandan dan cantik
Thumbs Up


Tuesday, September 2, 2008

alifah in action

apa kabarnya alifah?
whuaaaaa..... makin gede, makin banyak tingkahnya, lagi doyan makan, lagi suka bikin "tanduk di kepala bunda tumbuh mpe 11 biji" Devil, udah bisa sukses pasang puzzle sendirian Thumbs Up, udah bisa nyelesaiin papan jahit-nya sendirian Thumbs Up, semakin mandiri mpe bikin jantung bunda brenti berdetak beberapa detik karena naik ke atas meja dapur dengan bantuan kursi kecil buat bikin teh sendiri, kalo dibantuin justru ngamuk -ngamuk!! Bow Down, toilet training-nya masih gagal Thumbs Down, udah bisa bedain kiri dan kanan Thumbs Up, udah bisa nuntun adiknya kalo balqiz perlu dituntun Heart Beat, lebih bisa braille daripada huruf latin Confused (bundanya salah metode ngajarnya; dimana-mana ditempel huruf braille tapi gak disertai huruf latinnya), whuaaaaaaaaa apalagi ya?

Friday, April 11, 2008

cerita alifah

sahabat bunda semua..... kangen ya ma bunda!! *gubrak!!* ke-geer-an amat yak si bunda, mpe ngerasa dikangenin, hehehehehe........... kan teteup dong dikangenin ma si ayah utam Blow Kiss. suit... suit...!!

Alhamdulillah, bunda sehat-sehat aja. Hiatus bukan karena mo pergi-pergi (padal pengen banget seh... pulkam ke surabaya) tapi karena lagi ribed aja dirumah. Harus menyelesaikan beberapa urusan yang mau gag mau memang harus dihandle sendiri oleh bunda. Alhamdulillah, bunda seh oke-oke aja... dan tetap semangad, dengan banyaknya support dari para sahabat. Pastilah para sahabat bisa berpikir dan menilai dengan jernih, dan bisa memilih berada diposisi mana, tanpa bunda harus "kebakaran jenggot". Insya Allah bunda tetap istiqomah dengan niatan baik bunda, jikapun hasilnya tidak sesuai harapan, Allah jua yang mengaturnya. Terimakasih sahabat's,.






dah semingguan ini, bunda kerjaannya tiap hari mondar-mandir Driving pondok gede - jatinegara, belanja ya bunda ke mester? duh.... maunya, tapiiiiiiii yang ada, mondar-mandirnya adalah ke rsia Hermina Ambulance. whuaaaaaaaa kakak alifah batpil, dan kali ini agak parah, jadinya keiknya jamu andalan bunda gag mempan, akhirnya kakak harus diinhalasi. baru kali ini lho kakak alifah diinhalasi, tapi ufff.... Alhamdulillah, anak bunda pinter banget, pipe-nya dipegang sendiri, trus gag nangis, pokoke konsen banget pas njalani inhalasi. duduk manisnya itu sempet jadi pujian ibu-ibu yang lain *melayang diawang-awang deh bunda*,... secara anak-anak yang lain pas diinhalasi para parno nangis jejeritan .... dan sebagai reward karena kakak sudah jadi anak manis, kakak alifah dapat buku dari bunda. waaaa senengnya!! skarang kakak dah mulai seneng kalo dibacain cerita, udah mau anteng duduk disamping bunda mendengarkan.

have a nice weekend...Heart Cup


Wednesday, January 16, 2008

cerita foto

Asli lagi mualesssssssssssssss banget!! makanya postingan kemaren-kemaren juga cuma kartu ucapan aja... hehehehe!! dan ini juga masih dalam rangka malezzz, jadinya cerita foto aja ya


nih si alifba kalo soal kompakan buat ngebongkarin isi kulkas nomer satu deh, makanya bunda sempet pakein gerendel thu kulkas dirumah bunda, hehehehe... gak ada kan yang punya kulkas bergerendel.....



tapi, begitu nemuin makanan yang mereka suka.... yang ada bukan kompak lagi, rebutan hingga salah satu ada yang nangis bombay.... whuaaaaaaaaaaa


note : alifah kaos putih, balqiz baju merah



Dan,...........
wah bunda suprise banget pas dapat 2 award dari mbak Evie, award "SOBAT SETIA DUNIA MAYA" dan award "FOREVER FRIEND". mbak Evie ini tetangga blog bunda sekaligus tetangga rumah ya.... tapi ya itu deh antara deket dan jauh!! heheheh... dibilang deket ya emang jarak rumah bunda dan mbak Evie gak terlalu jauh, kelewatan aja gitu kalo pas bunda pergi-pergi, tapi dibilang jauh ya jauh.....jauhnya soale mpe sekarang belum pernah ketemuan, semoga aja kita berdua punya rejeki buat ketemu ya mbak!! dan yang makyus (pinjem istilah om bondan) mbak Evie ini kasih rekomendasi dimana dapetin pempek dan tekwak enak... langsung impor dari palembang. top banget deh tuh pempek!!




Bunda juga dapet award The Spreader of Love dari Shella, wah senang sekali.... takjub aja ma sahabat bunda yang satu ini, pas bunda sakit, tiba-tiba aja gitu dia udah nongol di depan pintu rumah bunda, udah berela hati bela-belain buat menjelajahi macetnya pondok gede, dan perhatiannya buat keluarga salut banget deh!! semoga harapannya untuk Atas Nama Cinta kepada AA' di WDC sana bisa segera terwujud.




Dan,.........
ke-3 award ini pun bunda persembahkan kepada
sahabatku yang top markotop deh,
lilies, duh jungkir balik mpe nangis bombay plus ketawa cekikikan plus ledek-ledekan mpe acara sebel-sebelan udah pernah kita alami. hehehehe.... akhirnya terkena virus nge-blog juga kan ceu!!
nih sahabat bunda dari sejak awal kuliah mpe sekarang. lilies juga yang jadi saksi ketemuannya bunda ma ayah di bali sana.... dan jadi saksi pula atas masa-masa terburuk yang pernah bunda alami dalam njalani hidup ini hingga bener-bener bunda yang berada di titik nol. thanks banget ya ceu, udah begitu setia ndampingi gue!!

Juga bunda persembahkan buat sahabat bunda yang hampir tiap hari ceting ma bunda, bune salma, mbak ninda!! ada aja yang jadi bahan cetingan ma bune salma, nanyain dari masakan mpe tingkah anak-anak, plus fenomena bertetangga (caila bahasanya...!!) wes pokoke segala macem diobrolin, bahkan soal panik gara-gara sayur yang gosong dipanci atau air yang meluber di garasi!! hehehehehe.... love you bune, muach muach...

Dan bunda persembahkan pula kepada teman baru bunda, ramaditya. salut bunda acungkan kepada rama!! tetap semangat dan terus berkarya ya rama, dan semoga harapannya Atas Nama Cinta bisa segera terwujud!!

Award ini pun bunda persembahkan kepada semua sahabat bunda, duh saking banyaknya bunda gak sanggup sebut satu-satu, perjalanan hidup bunda penuh warna dengan dukungan para sahabat.

Sunday, August 26, 2007

fresh from the street*

di dalam rumah jam 7.05 wib pagi :
mba ida : bu, maaf si alifah lagi dititip sama mba Ita (pengasuhnya mas aryo, tetangga sebelah), ni saya mau seka adek dulu abis makan.
bunda : ya!
...
bunda : alifah!!... *sambil celingak celinguk...*
alifah : nda.....!!



bunda : haah! alifah ma siapa? ngapain? $&%(*^&(^#@#^ *gubrak!...pingsan!*
alifah lagi di boncengin sepeda ma mas aryo


alifah : turun ah! nolongin bunda...

Thursday, August 23, 2007

alifah & her's boy friend

suatu sore :
firman : alifah, maen yuk! aku boncenging. pasti asyik deh...
alifah : hm.... , boleh deh! ayuk....


firman : asyik!! boncengin cewek cantik...
alifah : mas.... mas firman jangan ngebuttttttttttt....... aku takut!!



alifah : dah ach! aku turun aja, kamu ngebut seh..., aku jadi takut!!
firman : yaaaa... kok turun seh!

beberapa saat kemudian :
firman : alifah! bannya kempes... nih
alifah : ?#alifah : ?#$&%%#@$%
amp;%%#@$%
bunda : haah? kempes?! alifah kan mungil banget... masa seh?? (gak terima mode on)

Monday, August 13, 2007

kacamata alifah

hehehehe.... tingkah anak-anak itu begitu spontannya dan terkadang membuat kita terkaget-kaget dengan tingkah mereka itu dan sering membuat kita terkejut dengan apa yang ada di dalam "pikiran" mereka.

rupanya alifah mulai memperhatikan soal bundanya yang kudu pakai kacamata. dia tahu kalo kacamata bunda bukan buat mainan, karena terbukti walaupun tergeletak di meja dia gak akan menjadikan kacamata bundanya buat mainan. tapi.... rupanya dia juga memperhatikan kalo tiap bangun tidur yang dicari bunda bukannya si ayah atau si anak, tetapi kacamata !!!
hehehehe...


jadi kalau pas giliran alifah yang tidur sama ayahbunda, dipagi harinya begitu bangun tidur, alifah langsung turun tempat tidur dan mengambilkan kacamata bunda.... wahhhh asyiknya punya asisten buat nyari kacamata, secara bangun tidur gitoh mata masih sepet, sementara kamar penerangannya cuma remeng-remeng.

nah, pas alifah maen ke rumah dinda, sepupunya, dia rupanya "pinjam" kacamata maenan punya si dinda dan dibawa pulang.... dipamerinlah ma bunda!!! cuma pas si dinda gantian maen ke rumah, dan liat thu kacamata yo wes... diambil kembalilah sama yang punya. hehehe... untungnya alifah gak nangis, secara dia cuma penasaran doang ngkali gimana seh rasanya pake kacamata.