Showing posts with label belajar. Show all posts
Showing posts with label belajar. Show all posts

Wednesday, December 12, 2012

bunda goes to Kalimantan - Surabaya (part 3)



Setelah urusan bagasi selesai, 


segera meluncur menuju rumah ibu Maria di Batu Putih. Hanya berkisar 5 menit perjalanan dari bandara menuju rumah. Suasana sepi, tenang segera menyambut kehadiran bunda. Seakan waktu berhenti sejenak dan kemudian berjalan lambat. Bertolak belakang sekali situasinya dengan Jakarta. ‘sesuatu’ banget rasanya :) 



 Tidak lama berada dirumah bu Maria, setelah beberes sebentar, kita kemudian langsung keluar lagi ‘turun’ menuju kota. Hehehehehe… yup. Istilah ‘turun’ dipergunakan sebagai pengganti kata ‘pergi’. Sepanjang perjalanan kita bercerita banyak. Maklumi dah lama tidak bertemu dan bertukar gossip cerita.




Tibalah kami di pelataran sebuah bangunan berbentuk rumah panggung, “Selamat Datang di Bahasa Hati” ujar Pak Dohar disertai senyum dan jabat eratnya menyambut kami, sesaat turun dari mobil. 



 
Sontak terjadi keriuhan oleh teriakan dua gadis cantik dari dalam bangunan. Si kembar Kezia dan Lina yang riuh menyambut kedatangan kami, juga ibu guru mereka ibu Fira Agustin. 


Luapan rasa rindu tertumpah. Rasa senang, haru baur menjadi satu. Setelah puas melepas rindu, barulah bunda bisa melihat sekeliling. Bangunan rumah panggung ini adalah Gedung Sekolah Bahasa Hati. Sekolah Luar Biasa yang didirikan oleh pasangan suami istri Bapak Dohar A. Nasution dan Ibu Maria Maghdalena Pohan. 


Beberapa bagian memang masih memerlukan pembenahan. Di ruang utama sedang ada kesibukan setting ruangan untuk keperluan acara esok hari. Segera lebur dalam kesibukan ikut menata ruangan. 




Ibu Maria sedari tadi tampak sibuk menerima telpon dan menjawab sms yang masuk untuk konfirmasi kehadiran peserta seminar esok. Deadline konfirmasi sebenarnya sudah berakhir, namun antusias calon peserta masih mengalir untuk bisa memperoleh tempat dalam acara tersebut.


Sekitar satu jam berjalan, kami kemudian pergi untuk makan siang dan menjemput Enrique terlebih dahulu di sekolahnya. Enrique adalah putra sulung dari Ibu Maria. Kita memasuki kota Sangatta dan memilih makan di resto ayam goreng. Selesai makan kembali ke sekolah dan menyelesaikan penataan ruangan serta persiapan berbagai keperluan. Termasuk koordinasi dengan panitia. 

 
Tidak terasa sudah pukul 19.00 wita dan melihat bahwa rasanya sudah siap semua, kami segera pulang ke rumah Batu Putih. Selesai mandi dan makan malam, bunda kembali membantu membongkar bawaan dari Jakarta. Takjub dan luapan terimakasih tidak terkira diucapkan oleh keluarga Pak Dohar atas sumbangan alat peraga dari teman-teman. 


Kemudian muncul Jeng Lia dan Pak Bangun tetangga rumah yang ikut membantu menyelesaikan berbagai persiapan.


Akhirnya rasa lelah bergelayut dan nyerah juga bunda. Tidur bersama Kezia di sebelah kiri dan Lina di sebelah kanan diwarnai celoteh mereka sebagai pengantar tidur. Senyum bahagia tersungging di bibir mereka berdua.


Monday, February 1, 2010

hadley's course

keinginan untuk selalu menambah ilmu ada, tetapi rasanya jika harus mengikuti masa perkuliahan lagi kok 'udah gak mampu' lagi ya. terutama jika harus meninggalkan banyak tugas urusan rumah dan anak-anak. jujur bunda kagum dengan semangat sahabat-sahabat bunda yang tidak lelah untuk terus menuntut ilmu, jeng ninik, jeng yanti, jeng isma contohnya. wow!! salut dan acungan jempol dua buat mereka. tetap bersemangat menuntut ilmu sekaligus berjauhan dengan keluarga. rasanya kok cuma mimpi doang yaaaaa bunda bisa keik mereka.

mendekatkan diri dengan mimpi-mimpi 'sekolah' bunda, bunda mendaftarkan diri aja ke the hardley school for the blind. disini banyak pilihan course singkat mengenai bagaimana caranya belajar braille, bagaimana menghandle anak-anak berkebutuhan khusus utamanya tunanetra, utamanya course ini diperuntukkan untuk para tunanetra, keluarga yang memiliki anak tunanetra dan para profesional yang bekerja atau concern terhadap para tunanetra. media pembelajarannya pun bisa online, bisa tatap muka, bisa berbentuk pengiriman modul-modul ke rumah. dan yang utama lagi adalah, course ini gratissssss!!!





bunda mengambil course Family Education Program, dengan pilihan subject Early Independence. subject ini terdiri dari 7 modul yang akan dikirimkan ke bunda secara bertahap. tiap modulnya selain ada materinya juga ada ujiannya.

berharap banget bisa mengikuti semua modul dan semua subject yang ditawarkan di hadley ini. walau yang pasti belajarnya kudu ditemani oleh buku kamus yang teballllllllll banget!!! hehehehehehe.....



Monday, December 15, 2008

dandan






hasil akhir?
walau make up set bunda hancur,...
yang penting anak bunda jadi pinter dandan dan cantik
Thumbs Up


Thursday, November 27, 2008

sibling

Hal yang menjadi kekhawatiran banyak orangtua dari anak-anak berkebutuhan khusus adalah, sebuah pemikiran "sampai kapan waktu yang diberikan untuk aku bisa mendampingi anakku?". kematian, adalah jalan hidup seseorang yang merupakan sebuah rahasia Allah SWT yang tidak pernah kita ketahui waktunya.

sehingga disinilah saudara kandung (sibling) perlu menjadi perhatian pula bagi orangtua untuk mempersiapkan dirinya jika ajal dari orangtua sudah tiba, dan sekali lagi tidak ada yang mengetahui dengan pasti "kapan" waktunya. Bagaimana caranya, agar semuanya berjalan alamiah? disinilah orangtua perlu kehati-hatian. jangan sampai terjadi yang tertanam dalam kepala sibling bahwa saudaranya yang berkebutuhan khusus menjadi "beban" yang mengikat dirinya.

dan tak kalah pentingnya pula adalah memandirikan anak yang berkebutuhan khusus sehingga dia mempunyai rasa percaya diri dan kemandirian yang mantab tanpa perlu menjadi "beban" bagi sibling-nya. karena tidak bisa dipungkiri bahwa masing-masing akan mempunyai jalan kehidupan sendiri-sendiri.

bukan hal yang mudah, dan tidak berlaku rumus "menunda-nunda",..





note ;
adegan tidak direkayasa, kk alifah membantu adek acis mandi.
bunda sempat terbirit-birit lari untuk ambil kamera

Monday, November 24, 2008

FGD

Agenda bunda hari ini menghadiri Focus Group Discussion (Diskusi Kelompok Terarah) yang diselenggarakan oleh HKI (Helen Keller International) bertempat di Gedung PelDi SLB-A Pembina Lebak Bulus.

Topik yang menjadi bahan diskusi kita adalah sebuah buku dengan judul "Pendidikan Inklusi Untuk Anak-anak dengan Gangguan Penglihatan". buku ini akan diterbitkan oleh HKI. sasaran dari buku ini adalah panduan yang diperuntukkan bagi guru, orangtua, kelompok masyarakat yang bisa mengadakan pendidikan non formal bagi anak-anak yang mempunya gangguan penglihatan. jadi sebelum buku ini diterbitkan, kita telaah dan bedah apa saja yang perlu diperbaiki, ditambahkan, dikurangi, dll guna proses penyempurnaan.

ada sekitar 12 peserta yang mengikuti kegiatan ini, terdiri dari orangtua dan guru serta dari HKI sendiri. cukup seru dan walaupun materinya terkesan serius tetapi suasana forum berjalan dengan santai dan Alhamdulillah materi dapat kita tuntaskan dengan berbagai macam catatan-catatan yang sudah disepakati. Insya Allah semuanya bisa berjalan lancar sehingga buku ini bisa terbit sesuai dengan jadwal yakni akhir bulan Desember 2008.

Bunda menunggu sangat akan buku ini. karena banyak sekali manfaat yang bisa bunda ambil dari buku tersebut. disampaikan dengan bahasa yang sederhana dan disertai keterangan berbentuk visual yang gampang untuk dimengerti. karena sasaran utama dari buku ini nantinya tidak hanya untuk guru tetepi juga untuk orangtua dan masyarakat umum yang mempunyai kepedulian bagi pendidikan anak-anak dengan gangguan penglihatan.